MODEL TEKTONIKA ARSITEKTUR TONGKONAN TORAJA

Mohammad Mochsen Sir, Shirly Wunas, Herman Parung, Jhon Patandu

Abstract


Firmitas (ketahanan atau ketangguhan) adalah salah satu unsur dalam arsitektur yang membahas peranan struktur dan konstruksi. Penelitian unsur firmitas dalam arsitektur dapat dilakukan melalui kajian tektonika berdasar sistem struktur dan konstruksi. Terminologi tektonika lebih ke arah estetika yang timbul dari sebuah sistem struktur konstruksi dan teknik menyusun/penggabungan, yaitu ekspresi dari bentuk. Tektonika arsitektur tongkonan Toraja memiliki keunikan dan makna simbolis. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan model tektonika arsitektur tongkonan Toraja yang mempresentasikan tektonika sebagai struktur, konstruksi dan simbol dengan fokus pada kajian terhadap proses penyusunan dan penggabungan bagian tongkonan sehingga membentuk sebuah bangun tongkonan yang utuh. Metode pembahasan dilakukan dengan penelitian gabungan kuantitatif dan kualitatif (mixed methods), dimana dalam penelitian ini digunakan pendekatan kuantitatif sebagai acuan dan menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif sebagai teknik dalam analisis. Hasil temuan memperlihatkan bahwa arsitektur tongkonan Toraja mempunyai model tektonika yang spesifik sebagai hasil dari penyusunan dan penggabungan bagian tongkonan (sallu banua, kalle banua dan rattiang banua) pada sistem struktur, konstruksi dan tektonika.

Kata kunci: Model tektonika, penyusunan dan penggabungan, sallu banua, kalle banua dan rattiang banua


Full Text:

F8.44-49.PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Address : :

Fakultas Teknik Universitas Wahid Hasyim

JL. Menoreh Tengah X / 22, Sampangan, Gajahmungkur, Kota Semarang, Jawa Tengah 50232, Indonesia
Handphone:  +6285226622609
 

 

 

Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.